时间:2026-04-02 22:39:28 来源:网络整理 编辑:viral
negara akan hadir untuk tanggung renteng dengan masyarakat ketika dikonversi dari bensin ke motor li pajar toto
negara akan hadir untuk tanggung renteng dengan masyarakat ketika dikonversi dari bensin ke motor listrik. Pasti ada semacam 'sweetener'-nya,pajar toto
Jakarta (ANTARA) - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan akan memberikan insentif untuk program konversi motor bensin menjadi motor listrik, sebagaimana yang sebelumnya telah dilakukan oleh Kementerian ESDM.
“Sudah barang tentu negara akan hadir untuk tanggung renteng dengan masyarakat ketika dikonversi dari bensin ke motor listrik. Pasti ada semacam sweetener-nya,” ucap Bahlil ketika dijumpai di Kantor Kementerian ESDM Jakarta, Senin.
Akan tetapi, ia belum menentukan berapa jumlah target motor yang akan dikonversi, maupun nilai subsidi yang akan digelontorkan untuk program konversi motor listrik.
Target maupun jumlah insentif akan dibahas dalam rapat Satuan Tugas Percepatan Transisi Energi.
Baca juga: Pemerintah targetkan konversi motor listrik hingga 6 juta per tahun
Baca juga: Prabowo bentuk satgas transisi energi percepat konversi motor listrik
“Satgas kan baru dibentuk, saya rapat satgas dulu baru nanti saya akan laporkan,” ucap Bahlil.
Konversi motor bensin menjadi motor listrik, kata Bahlil, merupakan salah satu strategi pemerintah untuk mengurangi polusi dan melakukan transisi energi dari energi fosil ke energi terbarukan.
Diwartakan sebelumnya, Bahlil mengumumkan pemerintah membentuk Satgas Percepatan Transisi Energi untuk mempercepat implementasi program, termasuk konversi motor konvensional menjadi listrik.
Ia menyampaikan skema dukungan masih akan dibahas lebih lanjut oleh satuan tugas (satgas) yang baru dibentuk untuk mempercepat implementasi energi bersih.
Satgas ini dibentuk untuk percepatan konversi dari kendaraan bermotor konvensional yang jumlahnya mencapai 120 juta motor menjadi motor listrik.
Presiden Prabowo Subianto menargetkan implementasi program tersebut dapat berjalan maksimal dalam waktu tiga hingga empat tahun, bahkan diharapkan bisa terealisasi lebih cepat.
Baca juga: Harga minyak meroket, Bahlil percepat mandatori campuran etanol ke BBM
Baca juga: Bahlil: Harga Pertalite tak naik meski minyak dunia capai 118 dolar AS
Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
Bhayangkara FC petik empat kemenangan beruntun2026-04-02 22:15
Persija tegaskan tak ada niat diskriminatif terhadap Borneo2026-04-02 22:05
Persija tertahan di JIS, Mauricio sesalkan kurangnya kontrol permainan2026-04-02 21:59
Absen lawan Borneo, pelatih ungkap Mauro Zijlstra alami cedera paha2026-04-02 21:33
Gagal bungkam PSIM Yogyakarta, Semen Padang pecat Dejan Antonic2026-04-02 21:17
Bojan Hodak tegaskan persaingan meraih juara akan sengit hingga akhir2026-04-02 20:44
Persita perpanjang penderitaan Madura United dengan kemenangan 42026-04-02 20:26
Bali United ditahan imbang kontra Persijap tanpa gol2026-04-02 20:15
Beckham sebut rekor positif di kandang jadi modal berharga vs Persik2026-04-02 20:08
Persik Kediri yakin bisa bobol gawang Persib di GBLA2026-04-02 20:03
PSSI khawatir penerbangan pemain diaspora jelang FIFA Series2026-04-02 22:12
Timnas Indonesia di Grup B Kejuaraan ASEAN Futsal 20262026-04-02 21:59
Thom Haye ingin Persib manfaatkan pengalaman dari pertemuan pertama2026-04-02 21:53
Persita curi tiga poin penuh dari markas PSM Makassar2026-04-02 21:50
Bali United ditahan imbang kontra Persijap tanpa gol2026-04-02 21:44
Pelatih akui Madura United tampil buruk ketika dibantai Persita2026-04-02 21:36
Beckham Putra tekankan pentingnya jaga pola makan di Ramadhan2026-04-02 21:05
Bojan Hodak tegaskan persaingan meraih juara akan sengit hingga akhir2026-04-02 21:05
Barba bertekad lanjutkan tren positif Persib Bandung di GBLA2026-04-02 20:37
Kurniawan anggap semua calon lawan di Piala AFF U17 cukup berat2026-04-02 20:05